Headlines News :
Home » » GMNI Bandung sesalkan tindakan represif kepolisian

GMNI Bandung sesalkan tindakan represif kepolisian

Written By Seputar Marhaenis on Selasa, 27 Maret 2012 | 11.59

alt
Bandung - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyesalkan tindakan yang dinilai represif. Mereka berencana mengadukan insiden bentrok dengan polisi di halaman Gedung Sate ke Komnas HAM. Sikap dilakukan polisi dinilai represif dan sebagai bentuk kekerasan.

"Kita rencananya mau bikin press release soal kronologi kejadian tadi dan ditembuskan ke Komnas HAM," kata Wakabid Advokasi dan Pengorganisiran GMNI Kota Bandung, Ilham Wiratmaja, saat ditemui di RS Borromeus, Jalan Ir Djuanda, Kota Bandung, Senin (26/3/2012).

Ia memaparkan, apa yang dilakukan GMNI bersama gabungan organisasi mahasiswa lainnya adalah aksi menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Massa pun berencana berdialog dengan anggota DPRD Jabar.

Ratusan pedemo sudah menyiapkan statement bersama penolakan kenaikan harga BBM yang harus ditandatangani anggota dewan. Namun hal itu tidak terwujud hingga akhirnya terjadi bentrok dengan ratusan Dalmas Polrestabes Bandung.

"Anggota dewan banyak alasan. Puncaknya massa emosi dan terjadi bentrokan," jelas Ilham.

Namun, pihaknya menyesalkan tindakan polisi yang dinilai represif. "Kita menyesalkan tindakan kekerasan yang dilakukan polisi," tegasnya.

Disinggung soal pengaduan ke Komnas HAM, ia menyebut akan melakukannya dalam waktu dekat. "Kita bikin press release malam ini, mungkin besok pagi sudah kita kirim ke Komnas HAM," tuturnya.

Sementara meski aksi berakhir bentrok, Ilham mengatakan itu tidak akan membuat massanya jera menolak rencana kenaikan harga BBM. "Minggu-minggu ini kita akan kembali melakukan aksi," ujarnya.

Lima pedemo menolak harga BBM naik yang terluka akibat bentrok dengan polisi di halaman Gedung Sate, Senin (26/3/2012), sempat dirawat di RS Borromeus. Dua orang di antaranya bahkan masih terbaring di Unit Gawat Darurat (UGD) RS Borromeus, masing-masing Ketua GMNI Kota Bandung Helmut Hector, dan Taryana.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Seputar Marhaenis - All Rights Reserved