Jabar - Ada yang menarik dari aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM massa petani dan GMNI Subang di gedung DPRD, Selasa (20/3/2012). Jika pada aksi-aksi sebelumnya sang oratornya kaum pria, pada aksi kali ini perempuan berambut panjang dengan ikat kepala GMNI, mengangkat microphone dan meneriakkan penolakan kenaikan harga BBM.
Sulastri, nama perempuan itu. Dengan suara lantang dan tegas mengecam rencana pemerintah menaikan harga BBM karena dianggap sebagai kegagalan SBY-Budiono dalam mencari solusi. "Lagi-lagi rakyat yang dikorbankan" ujar Mahasiswa Universitas Subang itu menilai kebijakan menaikkan harga BBM itu tidak prorakyat dan mengorbankan rakyat.
Kesalahan fatal kembali dilakukan Rezim SBY-Budiono membebani rakyat dengan naiknya harga BBM, “Rezim SBY adalah rezim penindas, lebih peduli terhadap kapitalis asing daripada rakyat”, tegas Sulastri dalam orasinya.
Tidak saja berorasi, perempuan berkulit putih itu membacakan puisi perjuangan dengan penuh penghayatan. Seperti dihipnotis, baik massa, petugas dan wartawan pun dibuat terkagum-kagum. "Baru kali ini ada aksi yang orasinya perempuan, berani, tegas," ujar salah seorang kontributor salah satu TV nasional, Yudi H Juanda
Sulastri, nama perempuan itu. Dengan suara lantang dan tegas mengecam rencana pemerintah menaikan harga BBM karena dianggap sebagai kegagalan SBY-Budiono dalam mencari solusi. "Lagi-lagi rakyat yang dikorbankan" ujar Mahasiswa Universitas Subang itu menilai kebijakan menaikkan harga BBM itu tidak prorakyat dan mengorbankan rakyat.
Kesalahan fatal kembali dilakukan Rezim SBY-Budiono membebani rakyat dengan naiknya harga BBM, “Rezim SBY adalah rezim penindas, lebih peduli terhadap kapitalis asing daripada rakyat”, tegas Sulastri dalam orasinya.
Tidak saja berorasi, perempuan berkulit putih itu membacakan puisi perjuangan dengan penuh penghayatan. Seperti dihipnotis, baik massa, petugas dan wartawan pun dibuat terkagum-kagum. "Baru kali ini ada aksi yang orasinya perempuan, berani, tegas," ujar salah seorang kontributor salah satu TV nasional, Yudi H Juanda

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !